






Tapi semuanya cakap, "Kau belanja ?"
Belanja kawan2 bukanlah satu masalah.
Insya Allah, boleh je aku belanja kawan2 setakat mampu. Insya Allah, aku bukanlah seorang yg bakhil.
Tapi... Janganlah "Kau belanja?" tu dijadikan satu "prasyarat" yg mesti dipenuhi... Kalau tak dipenuhi, tak boleh....... Sedangkan niat aku sekadar untuk menghabis sedikit masa bersama kawan2 agar persahabatan tetap terjalin walaupun jarang bertemu.
Mestikah semuanya "Kau Belanja?"
Note:
Kadang2 terasa hati juga, bila ajak kawan2 kuar, sikit2 "kau belanja?". Kalau aku tak belanja, macamana? Sudi kah kawan2 luangkan sedikit masa bersama aku? Tak tahulah...........
Terpikir juga, kalau aku ni miskin dan tak berduit... Menjadi kawan pun mungkin ada tak sudi, apatah lagi mengharapkan ada yg sudi menolong.......
Inikah nilai sebuah persahabatan kat dunia ni?
.... saje je jiwang....
Surat LHDN kepada Adly Bin IsmailNote: